Slide Show
 

COP 18: Selamatkan Rakyat, Turunkan Emisi, Hentikan Membakar Bumi

Pada 26 November – 7 Desember 2012 akan berlangsung KTT Perubahan Iklim di Doha Qatar. Dunia menjadi saksi meningkatnya krisis iklim. Mulai badai Sandy  di Amerika Serikat hingga banjir dan berbagai bencana lingkungan lainnya  yang makin rutin dan meluas di negara-negara Asia. Namun, para pemimpin Negara industri justru mempermainkan nasib penduduk bumi lewat ketidakpastian penurunan emisi, dan dukungan adaptasi bagi negara-negara berkembang dan miskin. Tak hanya menjadi batu sandungan dalam tiap KTT Iklim, yang membuat Kyoto Protokol periode pertama berakhir 2012 tanpa kesepakatan mandat penurunan emisi Negara Industri. Amerika Serikat berusaha membawa substansi negosiasi iklim ke dalam negosiasi informal di luar skema PBB - UNFCCC, melalui Major Economies Forum on Energy and Climate. Indonesia adalah salah satu anggotanya. Bagaimana nasib Keselamatan Penduduk bumi ke depan?



Pemanasan Global Ancam Pasokan Air"""
MP3EI, Ekonomi Hijau
ala Indonesia?
Cara Petani Beradaptasi dengan Iklim

Media Publikasi

NELAYAN DAN KETIDAKPASTIAN IKLIM

E-mail Print PDF

Tanggapan Nelayan Atas Informasi Prakiraan Cuaca dan Potensi Ikan

Penulis :
P. Raja Siregar, Eri Damayanti,Siti Maimunah,
Imam Mulyadi, Achis Martua Siregar, Nazdan Meuraxa, Rosdi Bahtiar



Buku ini merupakan laporan dari penelitian aksi memberikan informasi prakiraan cuaca dan lokasi potensi ikan (peta PPDPI) kepada sejumlah nelayan di 5 lokasi melalui SMS setiap hari. Informasi prakiraan cuaca dan lokasi potensi ikan memiliki potensi membantu nelayan, khususnya nelayan kapal kecil, menghadapi ketidakteraturan pola musim yang berlangsung saat ini. Akan tetapi informasi yang sudah dihasilkan oleh BMKG dan Kementerian Kelautan dan Perikanan ini belum menjangkau nelayan kecil di daerah. Selain itu, belum ada kajian yang menunjukkan adakah informasi tersebut akan mudah dipahami, dan dimanfaatkan nelayan untuk kepentingan melaut.

Read more...
 

Keadilan Gender dalam Keadilan Iklim

E-mail Print PDF
Penulis:Khalisah Khalid, Siti Maemunah (CSF/JATAM) dan Puspa Dewi (Soliper)
Jumlah Halaman: 20 Halaman>
Penerbit: Civil Society Forum for Climate Justice (CSF)>
Perubahan iklim tidak bisa dilihat sebagai sebuah proses yang netral gender. Saat Negara absen menangani krisis akibat dampak perubahan iklim, maka perempuan menjadi korban ketidakadilan berganda.
Dokumen ini menuliskan berbagai fakta lapang dampak perubahan iklim terhadap perempuan dari berbagai daerah di Indonesia; beragam latar belakang sosial, budaya dan ekonomi sertan upaya adaptasi mereka. Ia menyajikan argumentasi, mengapa Negara harus mengakui perempuan mengalami dampak berbeda dari lelaki. Mengakui perempuan memiliki peranan, pengetahuan dan pengalaman penting merancang dan menerapkan solusi terhadap perubahan iklim. Serta apa implikasinya jika Negara tidak mengindahkan hal itu.

Penulis:Khalisah Khalid, Siti Maemunah (CSF/JATAM) dan Puspa Dewi (Soliper)

picture_2

Perubahan iklim tidak bisa dilihat sebagai sebuah proses yang netral gender. Saat Negara absen menangani krisis akibat dampak perubahan iklim, maka perempuan menjadi korban ketidakadilan berganda. Dokumen ini menuliskan berbagai fakta lapang dampak perubahan iklim terhadap perempuan dari berbagai daerah di Indonesia; beragam latar belakang sosial, budaya dan ekonomi sertan upaya adaptasi mereka. Ia menyajikan argumentasi, mengapa Negara harus mengakui perempuan mengalami dampak berbeda dari lelaki. Mengakui perempuan memiliki peranan, pengetahuan dan pengalaman penting merancang dan menerapkan solusi terhadap perubahan iklim. Serta apa implikasinya jika Negara tidak mengindahkan hal itu.

Attachments:
FileDescriptionFile sizeLast Modified
Download this file (Perubahan Iklim dan gender-indo01.pdf)Keadilan Gender dalam Keadilan iklim Bag. 1 783 Kb03/03/11 17:24
Download this file (Perubahan Iklim dan gender-indo02.pdf)Keadilan Gender dalam Keadilan iklim Bag. 2 815 Kb03/03/11 17:33
 

Membaca Jejak Perubahan Iklim

E-mail Print PDF

"Membaca Jejak Perubahan Iklim"

Bunga Rampai Pengalaman Lapang CSF untuk Keadilan Iklim

Buku ini berisi cara pandang, pengalaman dan bacaan CSF memahami perubahan iklim. Isi buku merupakan rangkaian perjalanan berbagai inisiasi yang dilakukan masyarakat sipil bersama komunitas.

Attachments:
FileDescriptionFile sizeLast Modified
Download this file (jejak_iklim1.pdf)jejak_iklim1.pdf 1292 Kb07/11/11 14:49
Download this file (jejak_iklim4.pdf)jejak_iklim4.pdf 989 Kb07/11/11 15:00
 

Dari Timur ke Krui

E-mail Print PDF

Dari_Timur_Ke_Krui

Dari Timor ke Krui
"Bagaimana petani dan nelayan
menghadapi dampak perubahan iklim?"

Banyak petani dan nelayan kini kesulitan menentukan musim karena prediksi mereka seringkali luput. Dokumen ini menampilkan sejumlah kasus dari berbagai wilayah di Indonesia sebagai pembelajaran bagi kita dan masukan bagi Pemerintah. Kasus-kasus tersebut menunjukkan bagaimana petani, nelayan dan masyarakat rentan lainnya yang memiliki kapasitas dan kerentanan berbeda menyikapi krisis iklim.

Attachments:
FileDescriptionFile sizeLast Modified
Download this file (CSF_booklet_lowrest.pdf)CSF Booklet 2009 634 Kb11/22/09 06:31
Read more...
 

Menu

Login

Follow Me

facebook2 twitter_logo

Publikasi

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday171
mod_vvisit_counterYesterday468
mod_vvisit_counterThis week2565
mod_vvisit_counterLast week3237
mod_vvisit_counterThis month14486
mod_vvisit_counterLast month14779
mod_vvisit_counterAll days750365

CSF TERKINI

xbannerlaunching


You are here: