Slide Show
 

Forum

Forum

Siaran Pers

Hentikan Solusi Palsu CTI di COP 15 Copenhagen

E-mail Print PDF

Siaran Pers CSF, 16 Desember 2009

Sejak lahirnya inisitaif CTI telah menimbukan kontroversi dan penolakan dari nelayan dan kelompok masyarakat sipil. Tapi pemerintah dan lembaga konservasi internasional pendukung CTI, macam World Wildlife Nature, The Natue Concervacy dan Conservation International tutup telinga dan mata. Mereka mengeluarkan laporan-laporan yang kontraproduktif. Salah satunya, laporan WWF bahwa terumbu karang bakal musnah dari wilayah Coral Triangle di akhir abad ini dan kemampuan ekosistem pesisir menghidupi nelayan dan masyarakat pesisir akan menurun hingga 80 persen. Oleh karenanya dibutuhkan keterlibatan bisnis berperan dalam CTI. Ini bertentangan dengan pesan utama Coral Triangle Initiative's Declaration on Coral Reefs, Fisheries and Food Security yang disepakati CT-6 sebagai langkah mengurangi tingkat kemiskinan, khususnya wilayah pesisir. Bagaimana kemiskinan dientaskan, sementara sektor swasta diberikan akses seluas-luasnya dan masyarakat digusur.  

***

Read more...
 

Para Pemimpin Negara Asia Tenggara – Berikan Solusi! Bukan Delusi!

E-mail Print PDF

Siaran Pers SEA Oilwatch - CSF Indonesia
Copenhagen, 14 desember 2009




(Copenhagen, 141209) Kami, anggota Oilwatch Asia Tenggara dan Indonesian Civil Society Forum for Climate Justice (CSF), menyatakan posisi dan desakan kami atas negosiasi iklim yang sedang berlangsung di COP 15 UNFCCC Copenhagen (1). Kami telah menjadi saksi dar buruknya kepemimpinan negara-negara industri berkomitmen memotong emisi karbon secara signifikan, apalagi untuk menunjukkan tanggung jawab mereka mendukung negara berkembang menangani dampak perubahan iklim.

Asia Tenggara merupakan salah satu wilayah dunia yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim. Wilayah ini terdiri dari banyak negara miskin dan sebagian besar warganya hidup di bawah garis kemiskinan, sehingga memiliki kapasitas rendah untuk beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim. Selain itu, wilayah ini juga rawan bencana termasuk angin topan, kekeringan, gempa bumi, dan banjir. 



Read more...
 

Hentikan Memperlakukan COP 15 sebagai Ajang Fundrising

E-mail Print PDF

Siaran Pers, 10 Desember 2009
Forum Masyarakat Sipil Indonesia untuk Keadilan Iklim - www.csoforum.net

(Copenhagen, 101209)  Ketidaksiapan Delegasi RI membawa misi menyelamatkan hutan dan rakyat Indonesia dari dampak perubahan iklim terulang pada pertemuan SBSTA (8/11) COP 15 UNFCCC Copenhagen Denmark. Delegasi Indonesia menyampaikan posisinya terkait penguatan kapasitas, transfer teknologi dan pendanaan yang reliable, predictable, dan steady melalui REDD. Mereka menyuratkan akan menerima dana apapun lewat REDD (1). Sikap mengambang ini berpotensi merugikan Indonesia, karena juga membuka pintu lebar-lebar untuk skema pendanaan yang tak bertanggung jawab dan berpotensi mendorong deforestasi dan pelanggaran HAM sekitar hutan makin tinggi.
Last Updated ( Thursday, 10 December 2009 13:11 ) Read more...
 

Siaran Pers, 8 Desember 2009

E-mail Print PDF

Seruan Copenhagen :

Rubah Arah Pembangunan yang Mendewakan pertumbuhan Ekonomi

 

(Copenhagen, 8/12/09) Pembukaan Pertemuan Para Pihak COP 15 United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) resmi digelar di Bella Center, Copenhagen, Denmark, Senin (7/12). Dalam pernyataan media pembukanya Yvo de Boer Sekretaris Eksekutif UNFCCC menegaskan pentingnya kesepakatan Copenhagen, bahkan diperlukan koreksi atas arah pertumbuhan ekonomi negara berkembang.  Pernyataan ini merupakan koreksi model pembangunan negara industri yang salah, tapi terus menjadi panutan negara berkembang, termasuk Indonesia.
Attachments:
FileDescriptionFile sizeLast Modified
Download this file (SP_CSF_081209.pdf)Rubah Arah Pembangunan yang Mendewakan pertumbuhan Ekonomi 30 Kb12/08/09 20:11
Last Updated ( Tuesday, 08 December 2009 20:11 ) Read more...
 

Menyegerakan Keadilan Iklim Guna Menyelamatkan Warga

E-mail Print PDF

Siaran Pers
Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan Iklim
www.csoforum.net

Jelang Pertemuan Para Pihak XV Kopenhagen
Menyegerakan Keadilan Iklim Guna Menyelamatkan Warga

Jakarta, 30 November 2009. Perhelatan Pertemuan Para Pihak XV di Copenhagen, Denmark, 7-18 Desember mendatang bakal menjadi pertaruhan 192 negara dalam mengatasi persoalan perubahan iklim. Dihadapkan pada situasi menjelang berakhirnya Protokol Kyoto pada 2012, muncul dua kubu di meja perundingan. Mayoritas negara maju menghendaki penggabungan kinerja Ad Hoc Working Group on Further Commitments for Annex I Parties under the Kyoto Protocol (AWG-KP) dan Ad Hoc Working Group on Long-term Cooperative Action under the Convention (AWG-LCA). Sebaliknya, negara-negara berkembang memilih melanjutkan perundingan atas Protokol Kyoto hingga dihasilkan sebuah kesepakatan baru yang lebih kuat dan mengikat. Inilah persoalan pokok yang mesti dientaskan di Copenhagen, Desember mendatang.

Attachments:
FileDescriptionFile sizeLast Modified
Download this file (Siaran Pers Menyikapi COP 15.pdf)Siaran Pers 30 November 2009 53 Kb11/30/09 23:52
Last Updated ( Monday, 30 November 2009 23:52 ) Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 2

Menu

Login

Follow us on Twitter

Berbagi Buku

Download Area

Workshop Nasional Climate Change Marriot 26 Januari 2010 


 
download

You are here:

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday295
mod_vvisit_counterYesterday270
mod_vvisit_counterThis week1538
mod_vvisit_counterLast week2289
mod_vvisit_counterThis month3827
mod_vvisit_counterLast month8820
mod_vvisit_counterAll days37977

Kliping Berita

Jakarta, Kompas - Akan ada penandatanganan perjanjian bantuan untuk pendanaan dalam kerangka perubahan iklim di Kopenhag...

Latest Visitors

Pengunjung Terakhir
IP VisitorWaktu
» 93.static.118-96-100.astinet.telkom.net.id 1m ago
» 64.56.65.218 7m ago
» swift.favsys.net 7m ago

Need Volunteers

Need Volunteers

Support H E L P

H E L P

Keadilan Iklim