Slide Show
 

Adaptasi Perubahan Iklim untuk Mengurangi Risiko Bencana

Dari 1.598 kejadian bencana yang melanda Indonesia sepanjang 2011, sekitar 75 % merupakan bencana hidrometeorologi. Menyebabkan korban meninggal dan hilang sekitar 834 orang, 325.361 orang dilaporkan menderita dan harus mengungsi, 15.166 unit rumah penduduk rusak berat, 3.302 rusak sedang, dan 41.795 unit rusak ringan. Sayangnya, perhatian terutama perubahan iklim difokuskan pada ‘mitigasi’ dan mengabaikan adaptasi sebagai prioritas yang paling mendesak untuk mengurangi risiko bencana. Komentar Anda.  



800 Hektar Tambak di Pandansari Raib karena Rob



Utang Program Perubahan Iklim Capai 17 Triliun

CSF TERKINI

xbannerlaunching

Cuara Buruk Ancam Kehidupan Nelayan

E-mail Print PDF

JAKARTA - Rabu, 01 Februari 2012 - Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (Kiara) menngakui sekitar 500 ribu nelayan tidak bisa melaut akibat tingginya gelombang pasang yang terjadi sejak sebulan yang lalu. Hal tersebut diyakini Kiara membawa dampak melonjaknya pengangguran dan kemiskinan.

Read more...
 

Indonesia Dikepung Bencana, Akibat Salah Urus Lingkungan

E-mail Print PDF



Oleh : Sugandi

KBRN, Jakarta,
Senin , 16 Januari 2012 - 
Membuka awal tahun 2012, beberapa wilayah di Indonesia dikepung banjir hebat. Terakhir banjir melumpuhkan aktivitas perekonomian lintas provinsi Jawa- Sumatera akibat gelombang tinggi,  juga akibat banjir yang meredam tol Tangerang-Merak, tepatnya di kilometer 56-58.

Read more...
 

Awal 2012, Sepuluh Wilayah di Jawa Kebanjiran

E-mail Print PDF

Elin Yunita Kristanti, Arry Anggadh


Solo, Sragen, Sleman, Yogyakarta, Klaten, Brebes, Nganjuk, Pasuruan, Bungo, dan Banjar. BNPB menyebutkan, memasuki tahun baru 2012, sebagian wilayah di sepuluh kota Jawa Tengah dan Jawa Timur dilanda banjir dalam waktu yang hampir bersamaan.

Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 57

Login

Follow Me

facebook2 twitter_logo

Publikasi

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday298
mod_vvisit_counterYesterday417
mod_vvisit_counterThis week3165
mod_vvisit_counterLast week2962
mod_vvisit_counterThis month2199
mod_vvisit_counterLast month13639
mod_vvisit_counterAll days297305

You are here: