Slide Show
 

CSF TERKINI

xbannerlaunching

Lebih 1.500 Bencana Hajar Indonesia pada 2011

E-mail Print PDF

Eko Huda S, Syahrul Ansyari


Dari 1.598 kejadian bencana tersebut, sekitar 75 persen adalah bencana hidrometeorologi. Menelan korban meninggal dan hilang sekitar 834 orang, 325.361 orang dilaporkan menderita dan harus mengungsi, 15.166 unit rumah penduduk rusak berat, 3.302 rusak sedang, dan 41.795 unit rusak ringan.


VIVAnews, Jum'at, 30 Desember 2011 - Lebih dari seribu peristiwa bencana mewarnai perjalanan Indonesia sepanjang 2011. Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat 1.598 bencana menghajar Indonesia dalam setahun ini.



"Data ini masih sementara, karena belum seluruhnya data di kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah terkumpul," ujar Kepala Pusat Informasi dan Data BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Jumat 30 Desember 2011.



Bencana itu telah menelan korban meninggal dan hilang sekitar 834 orang. Sementara itu, 325.361 orang dilaporkan menderita dan harus mengungsi.

Selain merenggut nyawa ratusan orang, bencana yang terjadi selama 2011 itu juga menyebabkan kerugian material. Tercatat, 15.166 unit rumah penduduk rusak berat, 3.302 rusak sedang, dan 41.795 unit rusak ringan.



Sutopo merinci, dari 1.598 kejadian bencana tersebut, sekitar 75 persen adalah bencana hidrometeorologi, seperti banjir, kebakaran, dan puting beliung. Berdasarkan jumlah kejadian terbanyak, paling banyak adalah banjir (403 kejadian), kebakaran (355), dan puting beliung (284).



Sedangkan bencana geologi seperti gempa bumi (11 kali atau 0,7 persen), tsunami (1 kali atau 0,7 persen) dan gunung meletus (4 kali atau 0,2 persen). "Dampak yang ditimbulkan oleh gempa bumi 5 orang meninggal dan rumah rusak sebanyak 7.251 unit," katanya.



Namun, jika dibanding dengan tahun 2010, kejadian bencana dan korban beserta kerugian yang ditimbulkan pada 2011 lebih kecil. Pada tahun 2010, jumlah kejadian bencana mencapai 2.232 kejadian. Jumlah korban meninggal dan hilang pada 2010 mencapai 2.139 orang, menderita dan mengungsi sekitar 1,7 juta orang. "Sementara itu, rumah rusak berat 52.401unit," kata Sutopo. (umi)
• VIVAnews

Last Updated ( Saturday, 31 December 2011 12:06 )  

Login

Pilihan Pembaca

Follow Me

facebook2 twitter_logo

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday316
mod_vvisit_counterYesterday502
mod_vvisit_counterThis week2585
mod_vvisit_counterLast week3200
mod_vvisit_counterThis month8390
mod_vvisit_counterLast month10789
mod_vvisit_counterAll days338714

You are here: