Slide Show
 

CSF TERKINI

xbannerlaunching

Klipping

Cuara Buruk Ancam Kehidupan Nelayan

E-mail Print PDF

JAKARTA - Rabu, 01 Februari 2012 - Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (Kiara) menngakui sekitar 500 ribu nelayan tidak bisa melaut akibat tingginya gelombang pasang yang terjadi sejak sebulan yang lalu. Hal tersebut diyakini Kiara membawa dampak melonjaknya pengangguran dan kemiskinan.

Read more...
 

Indonesia Dikepung Bencana, Akibat Salah Urus Lingkungan

E-mail Print PDF



Oleh : Sugandi

KBRN, Jakarta,
Senin , 16 Januari 2012 - 
Membuka awal tahun 2012, beberapa wilayah di Indonesia dikepung banjir hebat. Terakhir banjir melumpuhkan aktivitas perekonomian lintas provinsi Jawa- Sumatera akibat gelombang tinggi,  juga akibat banjir yang meredam tol Tangerang-Merak, tepatnya di kilometer 56-58.

Read more...
 

Awal 2012, Sepuluh Wilayah di Jawa Kebanjiran

E-mail Print PDF

Elin Yunita Kristanti, Arry Anggadh


Solo, Sragen, Sleman, Yogyakarta, Klaten, Brebes, Nganjuk, Pasuruan, Bungo, dan Banjar. BNPB menyebutkan, memasuki tahun baru 2012, sebagian wilayah di sepuluh kota Jawa Tengah dan Jawa Timur dilanda banjir dalam waktu yang hampir bersamaan.

Read more...
 

Lebih 1.500 Bencana Hajar Indonesia pada 2011

E-mail Print PDF

Eko Huda S, Syahrul Ansyari


Dari 1.598 kejadian bencana tersebut, sekitar 75 persen adalah bencana hidrometeorologi. Menelan korban meninggal dan hilang sekitar 834 orang, 325.361 orang dilaporkan menderita dan harus mengungsi, 15.166 unit rumah penduduk rusak berat, 3.302 rusak sedang, dan 41.795 unit rusak ringan.

Last Updated ( Saturday, 31 December 2011 12:06 ) Read more...
 

PERUBAHAN IKLIM: Pemerintah Tak Boleh Lepas Tangan

E-mail Print PDF



RABU, 21 DESEMBER 2011 

DITULIS OLEH KOMPAS


Jakarta, - Seusai mengikuti Konferensi Perubahan Iklim PBB pada Kerangka Kerja Konvensi PBB mengenai Perubahan Iklim di Durban, Afrika Selatan, pemerintah tak boleh lepas tangan. Hasilnya dinilai melemahkan rambu pengaman terkait masyarakat adat dan keragaman hayati yang masih butuh perjuangan dalam negosiasi selanjutnya.





Demikian disampaikan Mina Susetra dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara pada ”Laporan Publik Hasil COP-17 Durban dan Keselamatan Rakyat”, Selasa (20/12), di Jakarta. Narasumber lain, Teguh Surya dan Sri Ranti dari Walhi, Yuyun Indradi (Greenpeace), Siti Maemunah (Forum Masyarakat Sipil), Anggalia Putri (HuMA), dan Diana Goeltom (debtWatch Indonesia).

Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 54

Login

Pilihan Pembaca

Follow Me

facebook2 twitter_logo

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday303
mod_vvisit_counterYesterday417
mod_vvisit_counterThis week3170
mod_vvisit_counterLast week2962
mod_vvisit_counterThis month2204
mod_vvisit_counterLast month13639
mod_vvisit_counterAll days297310

You are here: